Oleh: Sri Dewi Anreli
Seorang Murid bertanya pada Gurunya "Ceritakan padaku makna perkawinan!?". Jawab Sang Guru :
Tuhan menciptakan manusia berpasang-pasangan,
untuk melanjutkan keturunan anak manusia,
untuk menorehkan sejarah,
mengisi kisah-kisah kehidupan,
masa demi masa
Engkau jalani masa mudamu,
untuk menemukan belahan jiwamu,
dan masing-masing kamu menyerahkan hidupmu,
untuk bersama mengarungi samudra kehidupan
untuk bersama merengkuh masa depan
Jangan engkau khianati cinta pasangan masa mudamu
jangan engkau membagi cintamu,
karena kepedihan hidup akan mengiringi langkahmu,
hati yang terluka selamanya tidak akan pernah pulih,
meskipun perihnya telah sirna, namun bekas luka itu tetap ada
Anak-anak adalah peneguhan cinta perkawinanmu,
bahwa engkau telah menemukan belahan jiwamu,
terimalah pasanganmu apa adanya
jangan mengharap kesempurnaan
tetapi bertumbuhlah bersama dalam cinta dan kesetiaan
Jika engkau ingin kesempurnaan hidup
temukan pasanganmu dan bangunlah bahtera rumah tanggamu,
biarlah anak-anakmu mewarisi bumi,
dan melanjutkan tugas kehidupan
Jagalah keutuhan bahteramu
supaya engkau tidak terombang-ambing gelombang kehidupan,
sampai tiba saatnya Tuhan memanggilmu,
engkau bisa berjalan tegak tanpa tertunduk malu.
*inspired by ; Sang Guru
Tidak ada komentar:
Posting Komentar